Part 3

Rina berjalan terburu buru, karena keterlambatannya dia harus setengah berlari menuju tempat dirinya akan mengisi sebuah acara, pasti sebentar lagi teman temannya bakal mengomel lagi "Buuuukk,,,," Tanpa sengaja Rina menabarak seseorang hingga hampir membuatnya jatuh kebelakang, beruntung tangan seseorang itu menahannya "Opsss,,, Sorry gak sengaja,,," sesal Rina. Rina merapikan gaunnya yang sedikit berantakan akibat insiden barusan "Tidak apa apa,, lain kali kalo jalan hati hati,,," Ucap suara serak. Rina mendongakkan wajahnya, dia terkejut begitu melihat siapa yang dia tabrak barusan laki laki bertubuh besar dengan gaya coolnya "Astaga,,, kau kan,,,,???" Rina menunjuk wajah laki-laki yang ditabraknya. Laki laki itu hanya tersenyum, dan hanya mengangguk lalu berjalan melewati Rina yang masih berdiri mematung "Itu kan si Saipul Jamil,,, kook bisa ada disini,,," Gumam Rina sambil terus menatap punggung lebar saipul yang berlalu meninggalkannya, menyapanya saja tidak uhh!! "Hoooosssss,,,hossss,,, Lu jalan cepet banget sih Rina,,,," celetuk Igun dengan nafas tersenggal senggal. Tubuhnya yang gempal kelewat batas itu membuatnya susah untuk berlari, Rina tidak menggubris Igun dia masih terpaku ditempatnya, sontak Igun melambai lambaikan tanganya didepan mata Rina untuk mengaluhkan. perhatiannya."Rin,,, loe liat apaan siih,, ampek gitu banget,,," dengus Igun. Rina yang terkesiap segera menoleh kearah Igun "Ehh iyaaa,, itu tadi kan si,,," "Oh Saipul Jamil maksud loe,,, hhahh itu die si bule tegal yang mau gue kenalin sama loe,, kali aja cocok ahahahah,,," celoteh Igun panjang lebar. Rina melebarkan matanya menepuk jidat Igun dengan keras. "Ughhh,,,!!! loe mau gue digampar si Indah Sari sama si Fitri Carlina itu yaaa,,, gue gak mau jadi orang keempat,,,"sahut Rina "Huahahaaaaa,,, loe gak punya tipi apa gimabe siihh,, makanya lihat gosip dong,, mereka udah ditendang idup-idup alias gak masuk kriteria ckckckck,," celoteh Igun. Rina menggelengkan kepalanya keras, meskipun punya tivi mana semua dirinya melihat gossip gossip gak penting begitu, melihat berita dirinya saja dia tidak pernah "Ishhh,,, mana gue tahu,, kan gue bukan fans beratnya saipul,,," sahut Rina, Igun kembali tertawa lebar, lalu keduanya kembali melanjutkan perjalanan mereka yang tertunda tadi.

*Ditempat Yang Lain

Sementara itu diseberang sana,,, Fahmi kembali berkutat dengan laptop dan setumpuk pekerjaannya hingga larut malampun dia masih berada didalam tokonya. Reza yang selalu datang tak diundang dan pulang minta diantar itu, tanpa permisi dengan diam diam masuk dan menghampiri Fahmi lalu meletakkan dua buah tiket diatas meja Fahmie. Fahmie yang terkejut segera mengalihkan perhatiannya kepada Reza "Apa ini,,,??" tanya Fahmi bingung Reza menyengir dengan lucunya "Tiket buat nonton artis Favorit loe,,, itu Rina,,, hehehee lo mau kan,,??" tawar Reza, Fahmi melebarkan senyumnya, namun sejurus kemudian dia menaikkan alisnya menatap penuh selidik kearah Reza, tumben tumbennya sepupunya ini berbaik hati seperti ini "Gak ada tepung dibalik udang kan loe,," selidik Fahmi, Hajiaaahhh,,,!!! Kebalik woiiii,,,!!! Fahmi udang dibalik tepung kalii ahh, mentang mentang mau ketemu idolanya ngomongnya dibolak balik gituh, Reza hanya terkekeh geli sambil menggerakkan alis tebalnya "Dijamin halal,,, gue ikhlas men, loe curigaan banget siihh,," Ucap Reza. Fahmi kembali menimbang nimbang usul reza, boleh juga siih kapan lagi bisa seperti ini tapi dia masih sedikit curiga dengan Reza takut bakal menjahilinya lagi "Ehmmm,,, okeeehh gue mau,,, kapan kita berangkat,,," Ucap Fahmi akhirnya. Reza tertawa lebar kembali menunggingkan alisnya persis seperti bpak raden "Besok,, tapi ada syaratnya men,,, untuk masuk ke studio lo musti pakek ini,," Reza mengeluarkan T_shirt berwarna pink bergambarkan wajah cantiknya Rina dan bertuliskan " I'm Twitty Rina Nose Cinta Damai,," Fahmie mengangah lebar, apa apaaan ini dan apa lagi itu twitty sama sekali dia tidak mengerti memangnya harus seperti itu kah hanya ingin melihat sang idola saja banyak syaratnya "Apaa lagi ini,,, loe pikir gue Fans alaynya gitu,,, harus pakek baju pink begitu,,," dengus Fahmie kesal. Reza tertawa lebar melihat ekspresi Fahmie yang kebakaran jenggot seprti itu "Iyaaa men,,, loe musti kudu masuk Fansnya Rina kan loe Fahmie Twitty huahahaaaaaa,,,," ledek Reza. Fahmie yang geram segera berdiri daru duduknya "Rezaaaaaa,,,, Zakariaaaa,,, keluar dari sini atau aku akan menggantungmu sekarang juga,,," teriak Fahmie. Reza buru buru berlari keluar ruangan Fahmie sebelum sepupunya ini benar benar menggantungnya nanti "Huuhhh,,, kenapa sih gak bisa bikin gue tenang sehari saja,,," omel Fahmie. Belum sempat Fahmie bernafas, reza kembali membuka pintu ruangannya hampir saja fahmie melemparnya dengan sebuah buku "Eiitsss,,, gue bercanda tadi men,, gue serius besok loe gue jemput jam 5 okeehh,,," ucap Reza lalu kembali menutup pintu. Fahmie menyandarkan kepalanya dikursi kerjanya, senang juga sih kalau benar Reza besok akan mengajaknya melihat langsung artis idolanya, Fahmie tersenyum sendiri membayangkan esok akan bertemu dengan Rina. Entah apa yang harus dibawanya besok, fahmie tidak pernah bertemu artis sebelumnya membawa permen kah?? Coklat kah??, baju kah?? Atau akseaoris kah?? Atau apa??  Fahmie mengedarkan pandangannya mencari cari barang ditokonya mungkin saja ada yang bisa ia bawa esok hari. Entah apa dan bagaimana mata Fahmie terpaku pada sebuah mukena berwarna merah hati yang menggantung indah mungkin itu bisa dibawanya dan diberikannya kepada Rina. Tanpa pikir panjang lagi fahmie menyabey mukena itu lalu membungkusnya serapi dan secantik mungkin "Semoga suka yaa,,," gumam Fahmie. Setelahnya Fahmie segera menutup toko dan bergegas pulang menuju apartemennya bersama bobby pamannya..